4 Tips Merasakan Kembali Campus Life


COVID-19 telah memberi siswa banyak tantangan selama satu setengah tahun terakhir. Pembelajaran jarak jauh berarti bahwa siswa harus membuat ruang kelas dari kamar tidur mereka sambil berjuang melawan WiFi dengan pakaian 'rapi dari pinggang ke atas'.

Dengan banyaknya sekolah yang kembali ke pembelajaran tatap muka, siswa internasional mungkin merasakan campuran kegembiraan dan ketegangan dalam mengantisipasi era new normal ini. Kami telah menyusun daftar tips yang akan memberdayakan Anda untuk merasa percaya diri saat kembali ke kampus—atau memulai perjalanan studi ke luar negeri.

 

 

1. Membuat Rutinitas

Berpegang teguh pada rutinitas membantu kita menumbuhkan kebiasaan untuk mencapai tujuan kita dan menyediakan struktur yang kita dambakan di saat-saat yang tidak terduga. Jika COVID-19 telah mengubah rutinitas Anda, berikut tipsnya:

  • Rutinitas pagi menentukan nada sepanjang hari, dan sangat penting untuk bangun pada waktu yang menghilangkan kesibukan pagi dan kepanikan yang bisa menyertainya.
  • Karena Anda tidak akan bisa lari ke dapur untuk mengambil camilan, pastikan menjadwalkan waktu makan sepanjang hari. Menyiapkan makanan ringan dan makanan bergizi untuk dibawa ke kampus tidak hanya akan memberi Anda bahan bakar yang dibutuhkan untuk unggul dalam studi, tetapi juga merupakan cara yang bagus untuk menghemat uang dan tetap sehat.
  • Akhirnya dapat melepaskan diri dari ruang kelas, rumah dan menjelajahi berbagai tempat belajar, sambil tetap mengikuti aturan jarak sosial, tentu saja. Temukan tempat-tempat seperti perpustakaan, kedai kopi, dan taman yang akan mendorong untuk membaca buku. Coba blokir waktu belajar sepanjang minggu.
  • Menetapkan rutinitas waktu tidur adalah cara yang bagus untuk bersantai setelah hari yang panjang. Sisihkan waktu setiap malam untuk bersantai dengan secangkir teh bebas kafein, buku, atau Netflix.

Reminder Penting: Kelelahan adalah hal yang wajar dan terjadi pada kita semua. Untuk mengatasi hal ini, pastikan menjadwalkan waktu untuk istirahat dan bersenang-senang.

 

 

 

2. Berteman di Setiap Kelas

Jangan pernah meremehkan kekuatan seorang sahabat. Setelah interaksi tatap muka tidak diizinkan begitu lama, membangun koneksi ini dengan teman sekelas akan lebih bermanfaat. Jangan lupa bahwa semua orang di sekitar Anda sedang menaiki rollercoaster COVID-19, dan mereka juga mencoba mencari tahu seperti apa kehidupan pasca-lockdown di kampus. Ingatlah hal ini setiap kali Anda merasa gugup untuk memulai percakapan dengan seseorang yang baru karena mereka cenderung merasakan hal yang sama.

Berteman secara langsung akan berdampak positif pada suasana hati dan nilai akademik. Temukan setidaknya satu orang di setiap kelas untuk dihubungi jika kamu melewatkan kelas atau memiliki pertanyaan tentang tugas.

Bonus Tip: Jika Anda dapat membuat satu atau lebih teman di setiap kelas, kamu akan memiliki kelompok belajar yang siap berkumpul untuk mempersiapkan waktu ujian.

 

 

3. Layanan Dukungan Kampus

Sangat penting untuk memprioritaskan kesehatan mental dan kesehatan secara keseluruhan. Penyesuaian kembali pembelajaran tatap muka yang dikombinasikan dengan pengalaman belajar di luar negeri akan menjadi transisi yang dapat menciptakan tekanan tambahan bagi siswa internasional. Apakah Anda kewalahan oleh beban kerja atau merasa cemas tentang transisi kembali ke kehidupan kampus, Anda dapat berbagi perasaan Anda dengan seorang guru, konselor, atau bahkan teman sekelas.

Anda juga harus membiasakan diri dengan layanan dukungan yang ditawarkan kampus, seperti:

  • Peer support groups
  • Text dan chat helpline, dengan konseling gratis dalam banyak bahasa sehingga siswa internasional dapat berkomunikasi dalam bahasa pilihan mereka
  • Klinik perawatan medis virtual

Ada kekuatan dalam meminta bantuan saat membutuhkannya, dan Anda akan menemukan bahwa orang yang dijangkau akan melakukan yang terbaik untuk mendukungmu.

 

 

4. Jangan Terlalu Memaksakan Diri 

Jika tidak menerima nilai yang diharapkan, atau benar-benar kesulitan dalam kuliah—cobalah untuk tidak terlalu menekan diri sendiri. Selalu lakukan yang terbaik untuk bersikap baik pada diri sendiri, terutama saat kembali ke kampus selama COVID-19.

Sangat penting untuk menghargai bahwa tidak hanya menyesuaikan diri dengan negara baru, Anda juga menyesuaikan diri dengan pembelajaran langsung. Sangat penting untuk memenuhi setiap kesalahan langkah di sepanjang jalan dengan kebaikan. Satu nilai jelek tidak menentukan IPK Anda, satu kelas tidak masuk bukan berarti Anda tidak bisa datang pagi-pagi, dan satu pelajaran yang sulit bukan berarti Anda tidak bisa mencari kejelasan.

 

Kembali ke kampus akan menjadi kesempatan yang luar biasa bagi mahasiswa internasional untuk mendapatkan hasil maksimal dari perjalanan studi mereka di luar negeri dan benar-benar meresapi budaya negara tuan rumah mereka. Cek daftar program dan kampus sesuai minat Anda, disini!

0 comments

  • There are no comments yet. Be the first one to post a comment on this article!

Leave a comment

Please note, comments must be approved before they are published