Pengalaman mencari kerja di Luar Negeri sebagai International Student


Saya masih ingat salah satu alasan saya memilih Kanada adalah dikarenakan akses kerja yang lebih mudah untuk international student disbanding negara lain seperti Amerika Serikat atau Singapura.

Tapi pertanyaannya, apakah benar segampang itu?  Sebenarnya cari kerja dimana-mana itu sama -sama susah-susah gampang. Hanya saja di Kanada, begitu kamu lulus, kamu akan otomatis dapat izin kerja sepanjang masa kuliah kamu sampai maksimal 3 tahun. Karena waktu itu saya kuliahnya 3.5 tahun, maka saya dapat work permit sepanjang 3 tahun. Selama tiga tahun saya boleh tinggal di Kanada dan kerja dimanapun.

Sebagai perbandingan di Amerika, kamu cuma dikasih 3 bulan untuk mencari kerja, dan kalapun dapat kerja, untuk program bukan STEM (Science, Technology, Engineering, and Math), seperti Bisnis, kamu hanya diberi 1 tahun untuk kerja. Setelahnya harus disponsor perusahaan yang akan makan biaya banyak untuk perusahannya sehingga jarang sekali yang mau. 

Ini langkah saya untuk mendapatkan kerja di Kanada :

Tahun Pertama – Volunteer di grup Indonesia dan Networking di Asrama

Saya ingat sekali tahun pertama saya datang. Walaupun saya sudah belajar Bahasa inggris dari TK, ternyata masih saja susah sekali untuk mengerti apa yang orang lokal diskusikan. Saya waktu itu beruntung untuk tinggal di asrama kampus yang memaksa saya untuk bergaul dengan mahasiswa lokal yang membantu saya bisa Bahasa inggris lebih fasih lagi. Saya pastikan saya selalu ikutan acara yang diselenggarakan di Asrama.  

Yang saya lakukan lainnya adalah aktif di kegiatan Indonesia. Sebenarnya ada beberapa alasan kenapa saya ikutan, yang pertama adalah karena banyak makanan Indonesia dan yang kedua adalah kesempatan untuk aktif jadi pengurus dan menambah pengalaman berorganisasi yang saya bisa tulis di Resume atau CV saya. 

Disaat yang sama, saya juga pastikan nilai saya masih cukup tinggi sehingga tidak akan dimasalahkan oleh sekolah.

Tahun Kedua – Event Project Manager di grup mahasiswa Indonesia dan kerja part-time

 Pada tahun kedua, saya ditunjuk jadi Event Project Manager di salah satu acara Indonesia. Sebenarnya bukan karena saya hebat atau bagaimana, tapi karena tidak ada yang mau. Banyak orang yang melihat tanggung jawab ini hanya bikin report dan mengganggu sekolah.

Disini saya belajar banyak hal dari sini, mulai dari manajemen volunteer yang tidak digaji, bayangkan saja saya nyuruh-nyuruh dan berbeda pendapat dengan kakak kelas dan tante tante yang tidak digaji dan bekerja suka rela, mencari sponsor dari berbagai took lokal di kota saya tinggal, sampai logistik transportasi makanan dari dapur tante dan om ke venue acara. Semua prestasi ini saya tulis di resume saya karena memang jarang orang yang mau dan bisa mengerjakan ini semua dan saya berharap ini akan bisa differentiate  saya dibanding pelamar kerja lainnya.

Pada saat ini berbekal pengalaman diatas di resume, saya mulai mencari kerja part-time. Kalau tidak milih-milih dengan pengalman yang ada, gampang dapat kerja dimana-mana. Saya dapat kerja di KFC, Subway, toko buku kampus dan sebagai Grader (penilai ujian) di kampus.

 

Tahun Ketiga –President grup mahasiswa Indonesia, Director of Finance di Management Information System Association, Juara Pertama case study competition, Juara ketiga di stock market competition dan magang di perusahaan lokal.

 Pada tahun ketiga saya, saya dipilih menjadi President grup mahasiswa. Ini sekali lagi karena tidak ada yang mau. Tapi saya sih kalau mengerjakan sesuatu, selalu serius, jadi waktu itu saya sekalian bikin acara Indonesia besar dengan 300-400 pengunjung. Itu acara Indonesia terbesar yang pernah ada dan sampai sekarang masih saya tulis di resume saya.

Disaat yang sama, saya juga terpilih menjadi director of finance di Management Information System Association. Ini terjadi karena waktu itu saya sengaja cari student group (grup mahasiswa) di program bisnis yang paling sedikit anggotanya dengan harapan saingan untuk menjadi pengurus sedikit. Walaupun begitu, tetap saja ini lumayan impresif di mata perusahaan yang maunya hire orang yang aktif dan pekerja keras

Saya juga di tahun ketiga sengaja ikutan kompetisi berbagai macam. Yang kalahnya banyak, tapi ada juga yang menang seperti Case Study competition dengan tim yang saya kenal dari Management Information Student Association, dan juga Juara 3 stock market competition.

Pada awal winter saya juga menerima tawaran kerja mgang dari perusahaan lokal. Kebetulan salah satu employeenya adalah orang Indonesia yang tahu saya aktif berkontribusi dimana-mana sehingga saya direkomendasikan ke bos-nya. Ini penting sekali, karena orang hanya akan merekomendasi-kan kamu kalau memang kamu patut dipercaya. Kalau kamu kerjanya hanya main-main saja, tidak ada yang akan mau merekomendasikan kamu. Jadi penting orang lain tahu kalau nilai kamu bagus, dan kamu juga enak diajak kerja.

Tahun Keempat – Tahun Terakhir, networking dan fokus mencari kerja

Pada tahun keempat, sebenarnya saya kurang aktif di organisasi karena saya fokus untuk networking dan mencari kerja. Ini penting sekali untuk mendapatkan kerja sebelum kamu lulus, karena jauh lebih mudah untuk networking sewaktu kamu masih kuliah dibanding setelah lulus.

Saya ingat saya dapat 12 interview, tapi tidak ada satupun yang hire saya sampai saya lulus. Saya lumayan depresi waktu itu karena saya sudah kerja keras mengumpulkan pengalaman.

Sampai akhirnya, saya apply di bidang yang bukan bidang saya. Saya lulusan Finance dan Management Information System namun say apply ke perusahaan drone di bidang sales. Di luar dugaan saya, saya malah diterima. Ternyata salah satu rekan kerja saya adalah orang Indonesia yang tahu latar belakang saya dan tahu saya aktif sehingga dia aktif merekomendasikan saya. Ini membuktikan bahwa sangat penting untuk membangun network dan mengumpulkan pengalaman agar semua orang yang kita kenal tahu bahwa kita bisa dipercaya/credible.  

Untuk teman-teman yang mau konsultasi untuk urusan karir atau sekolah bisa langsung kontak saya di info@kuliahkanada.com. Jangan segan segan ya :)

0 comments

  • There are no comments yet. Be the first one to post a comment on this article!

Leave a comment

Please note, comments must be approved before they are published