Tips Berseluncur Es Bagi Pemula


 

Musim dingin berarti musim salju. Saat salju turun dan semakin tebal, akan banyak atraksi seluncur es di beberapa daerah di Kanada. Di Indonesia kita hanya belajar berseluncur dalam area yang lebih sedikit dan didalam ruangan. Itupun hanya berada di kawasan tertentu saja. Mungkin masih banyak yang belum pernah berseluncur es. Jika ingin mencoba seluncur es, inilah tip yang kalian harus persiapkan.

Langkah pertama, sebelum memulai belajar berseluncur, perhatikan pakaian yang kalian pakai. Pakailah pakaian yang nyaman, tidak menyulitkan saat bergerak, tidak berat jika basah dan tentunya dapat menghangatkan badan saat berada di dalam arena seluncur. Jika menggunakan celana jeans dapat menyulitkan kaki kalian untuk bergerak, sebaiknya jangan digunakan ya. Untuk menjaga kehangatan gunakan jaket, sarung tangan, syal dan kupluk seperti ilustrasi gambar dibawah ini.

Karena kalian ini adalah pemula, tak apa jika belum memiliki sepatu skate. Ada banyak rental yang dapat menyewakan sepatu skate. Jika ingin memilikinya, kalian dapat membelinya di toko sepatu es skate. Talikan sepatu skate kalian ya sebelum memasuki arena ice skating karena hal ini dapat membahayakan diri kalian dan pengguna arena seluncur es lainnya. Pastikan sepatu yang digunakan tidak kebesaran dan tidak kekecilan alias harus pas saat digunakan.

Jika kalian sering bermain roller skate, hal ini akan memudahkan kalian untuk dapat bermain di arena es juga, mengingat kedua olahraga tersebut kegiatan yang sama, namun hanya berbeda tempat saja. Sebelum memasuki arena es skating, jangan pernah untuk meloncat ya. Kalian dapat berlatih untuk squat dulu sebelum turun menginjak es. Hal ini dapat membantu melatih keseimbangan badan kalian.

Jika masih takut untuk berjalan di atas es, cobalah untuk berjalan di matras karet yang biasanya dipasang sebelum masuk ke arena es skating. Cobalah biasakan untuk menyeimbangkan badan dan carilah posisi yang nyaman saat kalian bergerak menggunakan sepatu es skating. Kalau masih kurang lancar, tetaplah sabar untuk mencari posisi yang dapat membuat badan kalian seimbang. Tak perlu sedih jika harus belajar lama, nikmati saja ya.

Jika takut terjatuh saat bermain, ingatlah beberapa hal dibawah ini untuk meminimalisir cedera yang lebih parah. Kepalkan tanganmu secepat mungkin sebelum menyentuh es, jangan biarkan tanganmu terbuka. Hal ini karena ditakutkan tanganmu tertabrak dan terlindas pengguna arena lain. Pastinya, salah satu kuncinya adalah relax atau tenang. Mulailah dengan berpegangan pada pegangan yang ada di sisi arena, jika kalian belum mahir menggunakan sepatu skating. Apalagi medium arena yang berbeda. Baiknya, untuk kalian yang memang bersemangat ingin bermain es skating, setidaknya mintalah bantuan temannya untuk menemani kalian. Bahkan menuntun kalian jika diperlukan. Semua yang perlu kalian lakukan adalah melakukannya dengan perlahan.

Saat kaki menginjak arena es skating, cobalah untuk melepaskan tangan kalian dari pegangan dan belajar menjaga keseimbangan saat bergerak. Bayangkan seperti kalian sedang belajar menggunakan sepeda. Teknik mudahnya bisa mulai dilakukan dengan merentangkan tangan, bungkukkan lutut dan condongkan sedikit badan ke depan. Badan yang tegak dan kaku akan mempersulit pergerakan kalian. Cobalah untuk melenturkan kaki kalian.

Tak usah kaget jika jatuh ya, untuk pemula harus bisa memaklumi jika kalian belum lancara untuk berseluncur. Oh iya, jangan lupakan posisi squat yang telah kalian lakukan sebelum memasuki arena ya. Jika sudah mulai lancar bergerak dengan seimbang, cobalah untuk berseluncur lebih cepat sedikit.

Permasalahan orang pemula yaitu toe-picking. Teknik yang digunakan dengan cara menggunakan ujung sepatu skate, bukan pisau skatenya, akibatnya dorongan yang terjadi dapat mengacaukan keseimbagan. Saat meluncur, ayunkan kaki secara paralel dengan permukaan es. Teknik yang bisa digunakan pemula saat bergerak maju, cobalah seolah berjalan dengan bertumpu pada kaki kanan, lalu pada kaki kiri dan seterusnya, sambil berseluncur kearah luar kaki. Jika ingin berhenti, bengkokkan kaki ke arah dalam lalu dorong dengan satu atau kedua kaki.

 

0 comments

  • There are no comments yet. Be the first one to post a comment on this article!

Leave a comment

Please note, comments must be approved before they are published